my banner link

Rabu, 04 November 2009

South Beach Diet 1


Apakah itu ?
Disebut SBD karena memang Agatson berasal dari Miami Florida, sebuah kawasan yang identik dengan pantai indah, fashion, makan enak dan wanita-wanita cantik seperti dalam serial Baywatch. Awalnya, Agatston membuat diet ini untuk kepentingan para pasien penyakit jantungnya. Namun ternyata diet yang diberikan juga berhasil menurunkan berat badan para pasiennya sampai 6 kg dalam waktu 2 minggu. Alhasil, orang pun berbondong-bondong ikut mempraktekkannya.

Alasan awal Agatston untuk membuat diet ini karena dia melihat cara tradisional menurunkan berat badan, baik dengan mengurangi makanan berlemak atau mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat seringkali tidak berhasil. la pun kemudian menciptakan diet sendiri, yang menekankan pada pengurangan konsumsi karbohidrat. Karena menurut Agatston, umumnya kelebihan berat badan disebabkan oleh konsumsi karbohidrat yang berlebihan, yang akan meningkatkan kadar gula darah. Gaya dietnya disebut-sebut mengkopi Diet Atkins karena keduanya sama-sama membatasi asupan karbohidrat dan menyarankan konsumsi protein dan lemak.

Walau tak keberatan dibanding-bandingkan dengan Atkins, namun nyatanya memang ada perbedaan mendasar di antara keduanya. Agatston menyarankan pengikutnya untuk menjauhi lemak jenuh dan menyarankan untuk mengkonsumsi lemak tak jenuh tunggal seperti minyak zaitun dan asam lemak omega 3 yang ditemukan pada ikan. Hal yang tidak dilakukan oleh Atkins.

Secara garis besar South Beach Diet dibagi menjadi tiga tahap. Tahap pertama adalah tahap yang paling ketat, berlangsung selama dua minggu. Lumayan berat, tapi kalau Anda disiplin menjalankannya, Agatston menjanjikan diet ini bisa menurunkan berat badan hingga 6,5 kg. Anda diperbolehkan mengkonsumsi banyak sayuran, daging, kacang-kacangan, keju dan telur. Namun untuk sementara Anda harus say goodbye pada makanan yang kadar gulanya tinggi dan berlemak, seperti roti, nasi, kentang, pasta, mie atau makanan dari tepung yang digoreng, gula, permen, atau buah yang manis.

Menurut Agatston, tahap ini dimaksudkan untuk menghilangkan kebiasaan Anda mengkonsumsi karbohidrat atau makanan manis secara berlebihan. Dengan cara ini, menurutnya, keingman Anda untuk mencicipi makanan yang serba manis akan hilang perlahanlahan. Berat badan Anda pun akan akan turun lumayan banyak, kira-kira 4.6 kg. dan kebanyakan bobot tubuh yang hilang berasal dari lemak yang menumpuk di perut.

Walau terkesan berat, sebenarnya pada tahap ini anda tak perlu takut akan merasa kelaparan. Anda tetap dapat makan 3 kali sehari dengan porsi cukup. Bahkan anda masih boleh makan snack di pagi dan sore hari, asalkan makanan yang dikonsumsi tidak berlebihan atau menyalahi aturan dasar. Juga tidak ada larangan untuk minum kopi dan teh. Anda pun masih masih bisa menyantap makanan pencuci mulut setelah makan malam.

Pada tahapan yang kedua, anda dapat lebih leluasa mengkonsumsi berbagai jenis makanan. Tapai semua tetap dalam porsi wajar. Apabila anda suka nasi, anda boleh kembali memakannya. Begitu juga denga buah-buahan. Anda bahkan boleh makan coklat, walau tentu saja anda harus memilih jenis coklat yang tidak terlalu menggemukan, seperti misalnya dark chocolate, tanpa tambahan kacang dan caramel.

Di tahap ini, berat badan Anda akan terus mengalami penurunan, yaitu sekitar 0,5-1 kg seminggu. Lama tahap ini tergantung pada jumlah penurunan berat badan yang Anda mginkan. Apabila telah tercapai, Anda bisa langsung masuk ke tahap 3. yang merupakan tahap terakhir dan paling liberal dalam diet ini, Tahap ke 3 hanya dimaksudkan untuk menjaga berat badan Anda selalu pada posisi ideal, karena Anda dianggap akan terus menjalaninya selama seumur hidup. Kendati mungkin bisa saja terjadi ada saat Anda sedikit terlena atau bosan setelah menjalaninya bertahun-tahun, Anda tetap bisa kembali mengulangi tahap 1 Selama 2 minggu. Lalu, Anda pun bisa melanjutkan
ke tahap 3.

Yang dijanjikan
Dengan diet ini Anda tetap bisa makan enak, tapi berat badan Anda akan terus turun. Diet ini juga akan meningkatkan kesehatan jantung sekaligus mengurangi lingkar pinggang hanya dengan sedikit ketekunan. Agatston mengatakan bobot Anda akan menyusut antara 4-6.5 dalam 2 minggu pertama. Setelah itu, Anda dapat kembali menurunkannya sebanyak 1 kg setiap minggunya, begitu terus sampai Anda mencapai bobot ideal. Diet ini pun membuat keinginan Anda untuk mengunyah makanan manis dan kaya karbohidrat akan menghilang dengan sendirinya.

Dapatkah berhasil?
Diet ini tampaknya mendukung ide-ide penurunan berat badan yang pernah dicoba, misalnya mengurangi kelebihan gula, makanan yang diproses serta konsumsi daging tanpa lemak. Menurut para ahli nutrisi konvensional, sebenarnya keberhasilan Anda menurunkan berat badan dengan menggunakan diet ini adalah karena diet ini rendah kalori, bukan karena Anda mengurangi konsumsi karbohidrat.

Namun Down Jackson, ahli gizi dari American Dietetic Association mengatakan kalau diet ini sungguh dapat membantu orang menurunkan berat badan, dan sebagai tambahannya membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol, risiko serangan jantung, kanker dan penyakit kronis lainnya. Ini dikarenakan diet ini kaya akan minyak ikan, serat dan antioksidan, serta kaya akan ’lemak baik’ seperti monounsaturated fat, dan rendah lemak jahat seperti trans fat atau hydrogenated oil. Jackson mengatakan kalau ia merekomendasikan menu pada tahap 2 dan 3 karena kaya akan gandum, protein dan dairy product rendah lemak, serta sayur dan buah.

Kekurangan?
Kekurangan utama adalah karena mayoritas makanannya berasal dari daging dan dairy product, sehingga hanya ada sedikit pilihan bila Anda alergi pada susu atau seorang vegetarian. Pada tahap awal akan terjadi penurunan berat badan yang cukup signifikan. Tapi hal tersebut bisa saja disebabkan oleh hilangnya cairan akibat pembatasan konsumsi karbohidrat, dan ini bisa beresiko naiknya kembali berat badan Anda nantinya, yaitu pada saat Anda kembali makan karbohidrat.

Kendati diet ini juga menyarankan olahraga sebagai bagian suksesnya program penurunan berat badan, namun program ini hanya menyediakan informasi dan petuniuk yang terbatas mengenai aktivitas yang bisa dilakukan. "Seharusnya porsi untuk olahraga diperbanyak," kata Dawn.

Agar berhasil untuk Anda
Untuk penurunan berat badan yang perlahan-lahan dan aman, mulailah tahap ke 2 seminggu lebih dini, atau dari awal, walaupun Anda akan mengalami penurunan berat badan hanya 0,5-1 kg saja. Kombinasikan program diet ini dengan olahraga untuk meningkatkan kekuatan otot dan membantu penurunan berat badan, sekaligus mendapatkan keuntungan kesehatan lainnya.

source: jadilangsing

Senin, 02 November 2009

Negeri Para Bedebah


Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan
Adhie Massardi
(picture source : efendirizal.wordpress.com)

Sabtu, 31 Oktober 2009

Dilarang Bernyanyi di Kamar Mandi Venezuela

Presiden Venezuela Hugo Chavez melarang warga negaranya bernyanyi di kamar mandi. Tujuannya sederhana: agar mandi lebih cepat, air yang dipakai lebih sedikit, dan energi yang dihabiskan lebih hemat.

Saat ini Venezuela mengalami krisis air dan energi yang kritis. Jadi, Chaves meminta warganya berhemat, termasuk saat berada di dalam kamar mandi.

"Beberapa orang bernyanyi di kamar mandi, dalam kamar mandi sampai setengah jam," katanya mengomel saat rapat kabinet yang disiarkan televisi.

Ia mengatakan akan memimpin usaha melawan penghamburan energi di negerinya. Jadi, ia meminta orang mandi dengan cepat. Tidak perlu bernyanyi di dalam kamar mandi. "Tiga menit lebih dari cukup. Saya sudah menghitung: tiga menit, dan saya tidak bohong!"

Pemimpin sosialis itu juga mengatakan, "Jika Anda berebah dan berendam dengan sabun dan menyalakan Jacuzzi, bayangkan--itu komunisme macam apa?"

Venezuela kekurangan energi karena investasi dari luar tidak masuk. Selain itu, curah hujan berkurang sehingga pembangkit listrik tenaga air tidak bisa maksimal.

Chaves sebelumnya sudah memerintahkan departemen dan istansi pemerintah memotong konsumsi listrik sampai 20 persen.

DAILY MAIL/NURKHOIR

Lafal Alqur'an di Kaki Bayi

Ali Yabukov, orok sembilan bulan membuat gempar seluruh penduduk Dagestan, wilayah yang berdekatan dengan Chechnya, Selatan Rusia. Itu lantaran pada kaki kanannya terdapat kalimat Al-Qur'an.

Ali YabhukovMenurut harian Inggris The Sun, sebelum muncul di kaki kalimat itu muncul pada pergelangan tangan, kaki, dan perut Ali.

Kedua orang tua Ali pertama kali dibuat kaget ketika lafal Allah muncul pada dagu anaknya tak lama setelah lahir. Setelah itu beragam kalimat bertuliskan arab memenuhi seluruh anggota tubuh anak tersebut.

Ali juga membuat kalangan dokter di Rusia pusing tujuh keliling. Tim medis namun menolak bahwa tulisan di tubuh Ali sengaja dituliskan seseorang. Madina, ibu sang bayi mengatakan ia dan suaminya tidak begitu taat dalam melaksanakan agama Islam sebelum kalimat tersebut muncul pada kulit anaknya.

“Anak ini adalah murni tanda dari Tuhan. Allah mengirimkannya ke Dagestan dalam rangka menghentikan pemberontakan dan tensi di republik ini,” kata Akhmedpasha Amiralaev, salah seorang pemuka agama di Dagestan, Rabu (21/10).

Menurut Madina kalimat berlafalkan Al-Qur'an itu muncul setiap dua pekan sekali. “Biasanya muncul pada malam antara hari Kamis dan Jumat,” akunya.

Madina menambahkan ketika kalimat itu muncul badan Ali meras tidak enak. Tangisan dan suhu badan anak itu sontak panas. “Mustahil memegangnya ketika hal itu terjadi. Tubuhnya terus aktif bergerak. Kami menempatkannya dalam ayunan bayi. Saya tidak tega melihatnya ketika Ali merasa sakit,” katanya.

KASHMIR OBSERVER.NET | BAGUS WIJANARKO

Pilih Dipenjara Daripada Dicereweti Istri

Palermo - Seorang pria Italia, yang status hukumannya diubah dari penghuni penjara menjadi tahanan rumah, datang ke kantor polisi. Ia meminta dimasukkan kembali ke penjara karena, dengan menjadi tahanan rumah, ia tidak tahan dengan kecerewetan istri.

Pria itu, Santo Gambino, 30 tahun, mencari uang sebagai pekerja konstruksi. Saat bekerja ia membuang sampah berbahaya sehingga ditangkap polisi dan dimasukkan tahanan.

Aparat hukum, seperti dilaporkan koran-koran Italia pada Kamis (22/10), kemudian menganti status Gambino ke hukuman yang lebih ringan. Ia dikeluarkan dari penjara dan berstatus tahanan rumah. Tapi menjadi tahanan rumah memaksanya seharian tinggal di rumahnya di Villabate, pinggiran ibu kota Sicilia, Palermo.

Di rumahnya itu, Gambino sering bertengkar dengan istrinya yang cerewet. Istrinya terus-menerus bilang Gambino tidak bisa memberi uang untuk makan kedua anaknya. Bisa dibayangkan jika hukum memaksanya tinggal dalam rumah terus-menerus.

Karena sudah tidak tahan, Gambino pergi ke kantor polisi dan memintanya masuk penjara kembali saja, seperti sebelumnya. Daripada menjadi tahanan rumah tapi terus mendengar kecerewetan istrinya.

Polisi tidak mengabulkan permintaan Gambino dan menyuruhnya pulang, berdamai dengan istri. Selain itu, polisi juga mendakwanya melanggar perintah tahanan rumah karena pergi ke kantor polisi.

REUTERS/NURKHOIRI

Jumat, 30 Oktober 2009

Boost Your Workout With Caffeine


Good news for coffee, tea, and cola lovers: Caffeine may be the perfect complement to your summer workouts. Several recent studies have found that a small dose before exercising helps improve performance, and a few cups of the strong stuff after a tough workout can help your muscles recover more quickly.

A pre-workout jolt
In a recent Australian study of both recreational and advanced runners, those who took about 95 milligrams of caffeine (about the equivalent of an eight-ounce cup of coffee) improved their 5K times by an average of 10 to 12 seconds.

Back in May 2008, Spanish researchers reported that hot, dehydrated cyclists who downed caffeine with their water and carbs could pedal harder for a longer time in steamy weather—the first study to specifically simulate summertime temperatures. The scientists think caffeine stimulates muscles, thereby helping to offset heat-related fatigue.

Postexercise refueling
Another Australian study found that glycogen, the muscle’s primary fuel source during exercise, is replenished more quickly when athletes ingest both carbohydrate and caffeine following high-intensity workouts. Cyclists who drank large amounts of caffeine (five to six strong coffee cups worth!) along with carbs had 66% more glycogen in their muscles four hours after biking until exhausted, compared to when they consumed carbohydrate alone.

It seems that caffeine may speed up the blood’s transportation of glucose to the muscles. Since that much caffeine can make you jittery and disrupt sleep, the authors don’t recommend trying this at home—but they do hope to study the effects of lower doses in the future.

The truth about caffeine
But wait—aren’t we warned against consuming too many caffeinated beverages, especially when we’re out in the heat? I’ve always heard that caffeine can be dehydrating, so I posed the question to Nancy Clark, RD, author of the Sports Nutrition Guidebook, Fourth Edition (2008).

“While once deemed true, we now know that coffee is not dehydrating,” Clark tells me. “The truth is, a moderate intake of coffee, cola, and other caffeinated beverages do count toward fluid needs, particularly if you are accustomed to consuming caffeine as part of your daily diet.”

Besides waking you up, caffeine also stimulates the brain and improves concentration; there’s even evidence that drinking coffee may help youlive longer, and even smelling it may relieve stress. But be careful just how much caffeine you’re getting and where it’s coming from: While black coffee and plain tea have no calories, extras like cream, sugar, and flavored syrups—especially in large serving sizes—can quickly counteract your fitness goals.

Plus, every person reacts to caffeine differently, regardless of dosage. “Don’t just assume you will perform better with a caffeine boost: You might just end up nauseated, coping with a ‘coffee stomach,’ or suffering from caffeine jitters at a time when you are already nervous and anxious,” Clark warns. “Experiment during training to determine if a caffeinated beverage or plain water is your best bet.”

A moderate caffeine intake is considered to be about 250 milligrams per day, or two to three cups of coffee daily; most experts agree that a cup or two of java or iced tea—an hour before your daily walk, run, or workout session—can make the task seem easier.

Is coffee, cola, or tea part of your daily routine? Have you noticed whether caffeine helps fuel your workouts or recovery?

By Amanda MacMillan

(living.health.com)

(PHOTO: GETTY IMAGES)

How to Bench Better Now

The biggest guy in the gym doesn't always bench the most weight. It's the guy who knows how to bench. Great technique allows you to press more poundage without injuring your shoulders. Take these tips with you every time you get beneath that bar.

BREATHE
Take a deep breath before you lower the bar to begin each rep. Let the air fill up in your belly and hold it. This increases intra-abdominal pressure, stabilizing the spine and creating a tight feeling throughout the body that will make you instantly stronger. You'll get a springlike effect when the bar reaches your chest. Attempting to take the breath while lowering the bar(as most of us do) will cause you to lose some tightness. Note, however, that you may want to hold the breath if you have high blood pressure.

PULL
Don't let gravity lower the bar for you. Pull it downward by engaging your lats. Think about leading with your elbows and keep them tucked close to your sides. Your upper arms should form a 45-degree angle to your torso when the bar is at your lower chest (don't bring it down to your mid pecs, but to the sternum).

PRESS
Lift in an arching motion. As you press the bar up, think about pushing it from your sternum toward your face. This brings the triceps more into play. You'll need to find your body's own "groove" so that, at the top of the movement, the bar is in a direct line above your shoulders, where it should feel almost weightless.(by Matt McGorry, C.F.T/mensfitness)