my banner link

Minggu, 10 Januari 2010

Merubah Mindset / Pola Pikir


Apapun kelainan yang dipunyai oleh seseorang, pada dasarnya mereka adalah sama seperti kebanyakan orang. Didalam tubuh mereka terdapat proses kimia yang sewaktu waktu dapat menjadi tidak seimbang sehingga perilaku mereka berubah. Neuro-transmittal mereka menjadi tidak seimbang sehingga membuat mereka menjadi tidak dapat mengendalikan diri, terobsesi, depresi, maniak dan labil. Seperti kebanyakan orang mereka dapat pula mengembangkan pola pikir/ persepsi yang dapat bermanfaat ataupun merugikan mereka sendiri. Untuk dapat membaca pola pikir seseorang, kita tidak selalu memerlukan bahasa verbal. Ada yang namanya bahasa perilaku. Tanpa disadari lingkungan sekitar kita dapat membentuk pola pikir negatif yang dapat merusak diri sendiri.

Seseorang dapat menjadi marah atau depresi karena berbagai macam faktor seperti faktor sosial, keadaan emosi, cara berkomunikasi, perilaku, melakukan diet dan minum suplemen / obat-obatan.

Pola berpikir seseorang biasanya mengikuti cara pola berpikir kebanyakan orang yaitu pola pikir mengejar perhargaan/ membela diri/ membuat alasan2/ mengucilkan diri, dll.

Topik ini saya kemukakan dengan harapan dapat merubah total pola pikir seseorang. Untuk ini diperlukan banyak bantuan hypotherapy. Seperti-nya cara "konsultasi" tidak akan banyak membantu merubah pola pikir seseorang yang cenderung menyukai/kecanduan untuk memanifestasikan pola pikir lama mereka. Dan jika ini tidak memungkinkan maka diperlukan cara untuk "mengatur" respon lingkungan sekitar dengan cara meng-konfrontasikan-nya sehingga dapat merubah pola pikir yang negatif secara tidak langsung. Tentu bagi beberapa orang, mereka dapat melakukannya dengan cara diet dan mengkonsumsi obat-obatan tapi dengan syarat harus merubah total lingkungan sekitar sehingga dapat memancing timbulnya perubahan pola pikir dan juga penting orang tersebut harus punya niat yang kuat untuk merubah pola pikir lama mereka.

Berikut ini adalah ringkasan yang saya tulis dengan harapan dapat anda pakai untuk menolong orang lain.

Pola Pikir
Kita melihat banyak orang terpengaruh pada berbagai macam pola pikir. Pola pikir dapat pula mempengaruhi orang yang "non-verbal". Pola pikir adalah kecenderungan manusiawi yang dinamis, ia dapat mempengaruhi siapa saja; ia dapat membantu kita, dapat pula merugikan kita.

Ada orang dengan pola pikir perfeksionis. Kita menilai diri kita begitu tajam sehingga sekilas kita tidak berani mencoba sesuatu yang tidak kita kuasai dengan sangat sempurna.

Ada orang dengan pola pikir obsesif, mengingat terus menerus sesuatu yang menakutkan kita sehingga kita menteror diri sendiri sampai rasa takut itu menjadi jauh lebih besar dari diri kita sendiri dan akhirnya kita berhenti sambil meyakini bahwa semuanya adalah malapetaka.

Ada juga orang dengan pola pikir pesimis. Kita meyakini bahwa kita telah dikutuk. Bagaimanapun kerasnya kita berusaha tapi yang datang selalu hal hal buruk. Kitapun tidak mampu melihat atau peduli akan keberhasilan kita karena kita memilih untuk hanya melihat pada kegagalan kita.

Ada orang dengan pola pikir bergantung pada orang lain. Kita sangat ingin untuk bebas tapi dilain pihak kita merasa bahwa hanya orang lain yang dapat menyelamatkan kita. Kita berpikir bahwa mereka mencintai kita karena mereka telah menyelamatkan kita. Kita merasa takut kehilangan hubungan baik yang telah lama dibina. Kita mendambakan kebebasan tapi kita sangat merasa tidak aman jika tidak bergantung pada mereka; takut mereka akan menelantarkan kita.
Ada orang dengan pola pikir "saling membutuhkan". Kita memfokuskan diri untuk mencintai orang lain dan membuat orang yang dicintai menjadi bergantung pada kita dengan mencurahkan segala perhatian dan perasaan cinta kita kepadanya. Yang dicintai merasa orang lain tidak dapat mencintai-nya kecuali kita, Pada akhirnya orang yang kita cintai merasa tidak berdaya

Ada orang dengan pola pikir membenci diri sendiri / suka melukai diri sendiri. Kita membuat diri kita sendiri menjadi seorang pesimis lalu melakukan hal yang sama pada orang lain. Tetap bertahan untuk tidak merubah diri bahkan mempengaruhi orang lain dengan cara menakut-nakuti bahwa akan ada sesuatu yang berbahaya apabila kita keluar dari pola pikir yang lama.

Ada orang dengan pola pikir birokrat/dogmatik, memaksakan kehendaknya untuk mengikuti aturan dan merasa kita yang paling tahu segalanya
Tapi kita juga dapat mempunyai pola pikir yang baik dan konstruktif.

Kita dapat memiliki pola pikir yang optimistis. Kita percaya bahwa tidak ada sesuatu yang tidak mungkin. Semua dapat dilakukan secara bertahap, biar lambat asal selamat maka kita akan berhasil melakukan sesuatu yang teramat sulit

Kita juga dapat memilih pola pikir seorang yang realistis. Dapat mengalahkan rasa takut dan hal-hal negatif dan melihat sesuatu tanpa menggunakan emosi lalu membuat rencana secara bertahap dengan penuh rasa percaya diri

Kita juga dapat mempunyai pola pikir Taoisme. Bahwasanya hitam tidak selalu jelek dan putih tidak selalu baik. Sesuatu yang jelek dapat sangat bermanfaat jika ada pada situasi yang tepat. Bahwa sesuatu yang kelihatan-nya baik mungkin dapat mencelakakan kita. Selalu berada dijalur tengah, berjalan dengan sendirinya tanpa diatur, tanpa emosi, menerima apa adanya tanpa penyesalan Ini merupakan cara terbaik untuk meraih kebahagiaan. Yang perlu kita pikirkan atau kuatirkan adalah saat sekarang ini, menit ini, detik ini, bukan kemarin ataupun esok hari. Semua langkah kita dapat dilakukan dengan benar jika kita tidak merasa putus asa dan tidak terlalu memikirkan hal-hal menakutkan yang belum terjadi atau memikirkan bahwa kita akan gagal. Jika kita dapat memfokuskan diri kita pada saat sekarang maka kita akan dapat jauh lebih sukses.

Kita juga dapat mempunyai pola pikir seorang yang mandiri. Tidak terlalu memikirkan perasaan orang lain sehingga orang lain dapat merasa bebas. Kita semua dapat menggali kemampuan diri secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing tanpa harus mempunyai perasaan bersalah, rasa malu ataupun rasa terbebani.

Setiap saat kita dapat menentukan pilihan untuk merubah pola pikir apakah kita akan tetap dengan pola pikir yang positif atau pola pikir yang negatif

Pola pikir yang merusak diri ternyata dapat dirubah sehingga kita dapat bekerja dengan lebih baik, dapat menguatkan sesama, pemaaf, mandiri, dapat mengekspresikan diri dan punya cita-cita.

source: Donna Williams / putera kembara

Jumat, 08 Januari 2010

Reasons to Quit Smoking

1. You won't have to pay more and more and more and more each year.
Yup, taxes will almost certainly continue to go up. New Jersey, Vermont, and Connecticut are among the states leaning harder on smokers for revenue, but even some tobacco-growing states are beginning to milk the coffin-nail cash cow. Lawmakers' reasoning: There is evidence that price increases cause smokers to reduce consumption. And the medical costs of smoking are astronomical—a huge burden to the states.

2. You'll inhale fewer germs.
New research suggests cigarettes are crawling with germs, which can be inhaled along with the smoke. It’s not clear if the germs can make you sick, but the yuck factor is undeniable.

3. You'll be smarter than Goofy.
"No Smoking" is a superb 1951 Disney cartoon depicting the history of tobacco use and, in modern times, Goofy's addiction and attempt to quit (there's a hilarious Mad Men-ish scene of an office full of smokers). It ends with him smoking an exploding cigar as the narrator concludes: "Give the smoker enough rope and he'll hang on to his habit."

goofy-smoking-video
(YOUTUBE.COM)
4. Once you quit, you'll find it more amusing that tobacco soup smells like s**t.
Or at least that's what kids at a Washington state elementary school said when Teens Against Tobacco Use visited their class in 2008 and mixed up a concoction of cigarette ingredients.

brazil-impotence
(SMOKE-FREE.CA)
5. Smoking can cramp your style in the bedroom.
Smoking can affect circulation; with less blood flow to your genitals, arousal for both men and women can be more difficult.

6. Sever yourself from the sordid history of animal testing in smoking research.
Smoking-related cancer researchers have long used animals as test subjects, producing the famous smoking beagles photos from the 1970s, which are still used by antivivisection sites today.

smoking-beagles
(VIOLENCEFREESCIENCE.ORG)


7. You'll sleep better.
Smokers are four times as likely to report feeling unrested after a night's sleep, a Johns Hopkins study found; it seems going through nicotine withdrawal each night can contribute to sleep disturbances.

8. Cool bonuses at work may be in your future.
Employers are increasingly offering incentives—such as gift cards, premium discounts, or cash—to employees who participate in smoking cessation programs.

9. Quitting is a plausible excuse to play computer games.
A 2008 survey commissioned by online game maker RealNetworks suggests that playing games online can help distract people from smoking.

10. Nonsmokers have stronger bones than smokers.
Women smokers have been found to lose 2.3% to 3.3% of bone mineral density for every 10 pack-years of tobacco use. The effects are even worse in postmenopausal women.

source: health

Senin, 04 Januari 2010

Humor Cem-macem


HAND PHONE TERCANGGIH

Pada suatu pertemuan di Washington seorang pejabat Indonesia bertemu dengan pengusaha raksasa produsen telpon genggam. Cerita punya cerita sang produsen menawarkan produknya, sebuah HandPhone GSM yang bisa digunakan menghubungi kemana saja termasuk ke surga dan neraka.

Pejabat tersebut akhirnya mencoba menghubungi istrinya yang pertama yang telah meninggal akibat stroke setelah salah makanan....termasuk makan uang hasil korupsi sang suami.

Sang pejabat tersebut bertanya pada si Amerika ini, tentang berapa harus membayar untuk pembicaraan 3 menit tadi. Teryata mahal juga, sang pejabat harus membayar US$200. wah mahal juga tapi tak apalah ...

Akhirnya Sang Pejabat tertarik membeli HP sejenis dan membawanya pulang ke Indonesia. Sampai di Indonesia dia menghubungi sang istrinya yang sudah meninggal tadi. Setelah berbicara hampir 1 jam dicek bahwa pembicaraan itu hanya menghabiskan US$10. Langsung dia menghubungi Si Amerika tadi: "Hai yang bener aja kemarin di Amerika saya pakai cuma tiga menit harus bayar US$200, mahal bener barusan di sini saya coba pakai 1 jam cuma US$10."

Si Amerika dengan santainya menjawab, "Ya tentu saja...Indonesia khan dekat dengan neraka, tarifnya mungkin lokal"
***************************************************

SPION TIDAK STANDAR

Suatu hari seorang polisi menyetop seorang mahasiswa yang mengendarai sepeda motor.

Polisi : "Spion ini terlalu kecil, ini tidak standar jadi harus ditilang"
Mahasiswa : "Bagaimana mungkin, dengan spion ini saya sudah cukup bisa
mengamati keadaan dibelakang saya. Jadi tidak ada masalah!"

Mereka bersitegang cukup lama, sampai akhirnya mereka bersepakat untuk mengetes apakah spion tersebut berfungsi dengan baik. Si Polisi beranjak ke belakang kendaraan, sementara si mahasiswa duduk di atas motornya. Di belakang motor sang polisi berdiri dengan melambaikan tangan, sambil bertanya..

Polisi : "Apa yang kau lihat di spionmu?"
Mahasiswa : "Monyet besar melambaikan tangan."
Polisi : "Oh, memang betul spionmu tidak standar, mau ikut ke pos atau kita damai aja disini. hehehehe
***************************************************

EMAIL MASUK DESA

Jaman sekarang e-mail sudah masuk kepelosok desa, hingga jurumapin.ini ceritanya

hasan , tukang kayu dari daerah pegunungan jurumapin suatu hari dapat kerjaan bikin meubel di hotel di Yogjakarta.

Dia berangkat duluan diantar istrinya jamilah kestasion bis, dengan janji besoknya istrinya bakal nyusul. Sesampainya di Yogya dia lantas segera kirim email sama istrinya.

Di Lain tempat namun masih di jurumapin,yg kebetulan namanya jamilah seorang istri yang sedang berduka baru saja mengantarkan jenazah suaminya Saleh ke pemakaman. Selesai dari pemakaman dia langsung pulang kerumah, lantas dia buru buru buka e-mail, untuk cek berita-berita dari sanak keluarga.

Begitu dia buka email, dia menjerit lalu pingsan... Anaknya heran, lalu ikut baca emailnya, lalu ikut menjerit...

Sebenarnya, pangkalnya itu si hasan salah pijit tombol, _ jadinya -
kirim email ke bininya mustinya jamilah_buer@yahoo.com jadinya jamilah-buer@yahoo.com lupa tekan shift. Maklum namanya juga tukang kayu, hehehehe
Mau tahu isinya yang bikin keluarga jamilah histeris...

Isi emailnya :

jamilah... isteriku tercinta,

Terimakasih banget ya, udah ngantarkan aku tadi pagi,Aku sudah sampai dengan selamat, disini diterima baik baik, Aku senang sekali karena banyak teman lama yang sudah duluan sampai, Katanya kamu akan nyusul besok, namamu sudah aku daftarkan disini, aku tunggu yaa supaya kita berdua bersama disini oh, ya ternyata disini lumayan panasnya,

salam kangen,

suamimu

****************************************************

BERITA GEMBIRA

Suatu hari Ali minum teh di warung Maman yang biasa dikunjunginya, tiba-tiba Maman bersorak gembira dan terus datang kepadanya.
Ali : "Kenapa Man? kok seneng banget sih?"
Maman : "Saya baru baca surat dari Istri saya di Kampung. Suratnya sampai sore tadi."
Ali : "O ya....Apa katanya? Tentu good news dooonk..."
Maman: "Dalam suratnya dia bilang dia sudah melahirkan. New baby! Ayo... saya lagi senang saat ini. Saya beri kamu free minum hari ini!"
Ali : "Waaah selamat jadi bapak yaaa....! Tentu harus cepet-cepet pulang
kampung donk?"
Maman : "Iya lah... saya sudah tiga tahun ini gak pernah pulang kampung dan belum pernah ketemu istri saya."
Ali : "?????????????"
*************************************************
UNTUNG GAK TERINJAK

Suatu hari Pak jabir melalui satu lorong yang remang-remang sewaktu hendak pulang ke rumahnya. Di tengah perjalanannya tadi dia hampir menginjak tai ayam (tai kayok) yang warnahnya keemasan dan masih panas.

Tapi dia masih ragu betul benda yang dia liat itu tai ayam atau memang emas. Oleh karena penasaran, pak jabir ambil keputusan untuk mengamati kotoran itu lebih dekat, lalu dia berkata, "Bentuknya mirip taik ayam."

Terus dia pegang kotoran itu, lalu dia berkata, "lembek...mirip taik ayam."

Terus dia colek sedikit kotoran itu lalu dia endus, lalu dia berkata,

"Bau mirip taik ayam."

Tapi pak jabir ini masih ragu-ragu, dia pun mengambil keputusan untuk menjilat sedikit tai ayam tersebut.

Begitu selesai menjilat taik itu dia pun menjerit... "MEMANG TAIK AYAM! UNTUNG GAK TERINJAK!!!"
***********************************************

KISAH TENTARA JEPANG

tiga orang pilot jepang sedang mengadakan operasi diatas wilayah indonesia sewaktu mereka menguasai indonesia, namun tiba-tiba pesawat yg mereka tumpangi jatuh tepat disebuah gunung yg kebetulan dihuni oleh suku dayak hingga akhirnya mereka pun di tangkap. oleh kepala suku mereka di jatuhi hukuman pancung. mereka bisa bebas kalau mereka bisa membawa sepuluh buah"an dari jenis yg sama.

kepala suku: " kalau kamu semua masih mau hidup pergi ke hutan itu dan masing" kalian bawahkan aku sepuluh buah dari jenis yg sama, tapi kalian kuberi waktu cuma 3 jam.

Setelah dua jam pilot pertama pun akhirnya datang membawa sepuluh buah apel.

Kepala Suku: "Baik kamu telah membawa 10 buah apel. Sekarang masukkan semua apel itu melalui lobang pantat kamu satu persatu. Kalau kamu merintih, atau membuat suara, kamu akan saya potong-potong jadi sate!!"

Dengan perlahan-lahan sang pilot mencoba memasukkan apel pertama tanpa merintih. Dengan penuh perjuangan dan ketahanan akhirnya apel pertama bisa dia masukkan. Namun di apel yg ke dua ia tidak bisa menahan sakit dari unusnya, dan seraya merintih. Dengan kejam sang kepala suku memenggal kepala sang pilot. Maka dikirimlah ia ke neraka.

Pilot kedua datang membawa 10 buah lengkeng. Dan kepala suku memeberikan instruksi yg sama kepada sang pilot. Dalam hati, "Yah kalo lengkeng sih gampang!"

Dan memang betul. Satu lengkeng masuk, dua lengkeng, tiga lengkeng... tapi pada saat ia memasukkan lengkeng yg ke sepuluh sang kepala suku tiba-tiba memotong kepalanya.

Saat pilot 2 masuk ke neraka ia bertemu dengan pilot 1.
Pilot 2: "Wah kamu mati juga ya?"
Pilot 1: "Iya aku bawa apel sih. Kan sakit! Ah, monyet tu kepala suku, syaratnya berat banget! Trus kamu bawa buah apa?"
Pilot 2: "Lengkeng."
Pilot 1: "Lengkeng? Itu kan gampang, kecil, gak sakit lagi!"
Pilot 2: "Emang betul. Semua lengkeng hampir aku masukkan semua ke dalam lobang pantat. Tapi ya itu, tiba-tiba aku tertawa dan semua lengkeng yg aku sudah masukkan keluar semua...."
Pilot 1: "Bego kamu! Kog ketawa?"
Pilot 2: "Habis pas mau masukin lengkeng no.10 aku liat Pilot 3 bawa DUREN!"
Pilot 1: " uakakakakakakakakakak"
**************************************************

I'M SORRY SIR

Humor, Dalam sebuah wawacara kerja.....

Pewawancara : Coba kamu ceritakan tentang keluarga anda!
Pelamar: saya tinggal dengan kedua orang tua. saya anak pertama dari tiga bersaudara, kedua adik saya masih sekolah.
Pewawancara: bisakah kamu berbahasa inggeris?
Pelamar:yes I can sir!
Pewawancara: allright, now tell me about your family in english!
Pelamar: I'm sorry sir I don't have family in english....
Pewawancara: ?!?!
************************************************

SURVEY CELANA DALAM

Si Emen seorang penyelia pemasaran di sebuah perusahaan celana
dalam, ingin mengetahui berapa rata-rata celana dalam yang dimiliki
oleh para pria di kota XXX. Pada hari pertama dia melakukan survei
kepada A, B dan C.
Pada si A di bertanya :
Emen : mas berapa celana dalam yang anda punya ?
A : saya punya 2
Emen : bagaimana anda pake setiap harinya ?
A : satu saya pake, besok saya cuci dan pake yang satu lagi.
Emen (dalam hati) : wah bisa turun penjualan saya nanti
Pada si B dia bertanya :
Emen : mas berapa celana dalam yang anda punya ?
B : saya punya 7
Emen : bagaimana anda pake setiap hari ?
B : saya kasih nomor setiap celana, nomor 1 untuk hari senin, 2
untuk hari selasa, dst. sampai nomor 7 untuk hari minggu.
Emen (dalam hati) : nah ini baru tepat buat dijadikan pelanggan
Pada si C dia bertanya :
Emen : mas berapa celana dalam yang anda punya ?
C : saya punya 12.
Emen : 12, wah banyak bener. Gimana cara pakenya mas ?
C : saya kasih nomor 1 sampai 12. Yang nomor 1 saya pake untuk
bulan Januari, nomor 2 untuk Februari, dst. yang nomor 12 untuk
bulan Desember.
*********************************************

IKAT PINGGANG

Abang : Hai Butet kalau abang pulang dari Jakarta kamu
minta apa?
Butet : sekarang kan udah zamannya modern aku minta hp
lah Bang
Abang : bagus permintaan kamu nanti abang bawakan

Abang : hai Sinaga kamu minta apa?
Sinaga : aku minta kaca mata biar kaya artis di tv.
Abang : oh.. tenang nanti abang bawakan

Abang : Napitupulu kamu mau dibawakan apa?
Napitupulu : Aku minta dompet kulit yang asli Bang,
disini khan tiruan
semua
Abang : oh.. gampang nanti abang bawakan

Abang : Ucok kamu mau dibawakan apa?
Ucok : kebetulan bang, aku nggak punya ikat pinggang,
kau bawakan aku
ikat pinggang sajalah.
Abang : Bah...susah kali permintaanmu itu, kalau hp,
kaca mata,dompet
mudah ku dapatkan, tapi ikat pinggang...bisa mati aku.
Susah kali ku
dapatkan karna susah kali kutarik itu dari pinggang
orang...
**********************************************

KALAU ACCOUNTING PACARAN

Kalau Orang Accounting Berpacaran...

Sayang...
Aku akan meng-CREDIT cintaku padamu, bila kamu men-DEBIT untukku cintamu.

Aku akan mencatat asmara kita dalam sebuah JOURNAL, dan mem-POST-ingnya ke
dalam NERACA hatiku.

Aku akan menjaga sebuah ACCOUNT cintamu, berdasarkan DOUBLE-ENTRY. Dengan
cara ini kamu akan tahu BALANCE credit atau debit, dan AMOUNT dari cintaku
padamu.

Kemesraan kita tercatat dalam WORKSHEET.

Kadang perlu kita lakukan ADJUSTING ENTRIES untuk menjaga cinta kita tetap
kokoh.

TRIAL BALANCE memperlihatkan bahwa kita serius satu sama lain, sebab Total
dari cinta kita ternyata satu dan sama. Maka kita lakukan CLOSING ENTRIES
saat kita setuju untuk menikah.

PROFIT & LOSS statement, menyatakan apa yang telah terjadi kemudian, mari
bersama-2 kita lihat BALANCE SHEET kita, apa saja ASSETS & LIABILITIES kita
?????

Ya ampun..... sudah selusin anak rupanya.... Habis lupa di AUDIT sih...
**********************************************

PRAJURIT TERBERANI

Tiga Jenderal Amerika (JA), Palestina(JP) dan Indonesia(JI) sedang
berbincang-bincang mengenai kehebatan masing-masing prajuritnya ...
(JA) :"Paling berani, prajurit Amerika, ofkors...".
(JP+JI):"Ah, masak? Mana? Buktiin dulu doong!".
(JA) :"Letnaaannnn!!! Ambil ranjau itu, yang warna merah".
(PA) :"Siaaaaappp Jendral!!".

Tak lama ... booommm ... , tangan sang letnan putus.
(JA) :"Tuh , berani kan?".
(JP) :"Tidak, Lebih berani prajurit Palestina!";
(JI) :"Ah masak?".
(JP) :"Sersaaaan!!! Ggigit tuh ranjau, yang ranjaunya paling gede!".
(PP) :"Siaaaappp Jendral!!".

Tak lama ... gaabrrrooommm ... mati, kepala sang sersan putus!.

(JP) :"Anda lihat? Lebih berani kan?".
(JI) :"Ohh No No, Paling berani itu prajurit Indonesia ...".
(JA+JP):"Ah, yang bener? Buktiin dulu dooonnggg?".
(JI) :"Kopraaal, sini, kamu lihat itu ranjau? Timpuk aja pake batu!".
(JA+JP):"Yah, timpuk???".
(PI) :"Nggak mau Pak!".
(JI) :"Timpuuuk!!".
(PI) :"Nggak mau Paaak!".
(JI) :"Timpuuuuuuuuuuk!!".
(PI) :"Nggaaaaaaaaaaaaakk!!".
(JI) :"Tuh, lebih berani kan? ama jendralnya aja ngelawan!!!"

Exercise 'can fight ageing'


Long-term physical activity has an anti-ageing effect at the cellular level, a German study suggests.

Researchers focused on telomeres, the protective caps on the chromosomes that keep a cell's DNA stable but shorten with age.

They found telomeres shortened less quickly in key immune cells of athletes with a long history of endurance training.

The study, by Saarland University, appears in the journal Circulation.

This is direct evidence of an anti-ageing effect of physical exercise
Dr Ulrich Laufs
Saarland University

In a separate study of young Swedish men, cardiovascular fitness has been linked to increased intelligence and higher educational achievement.

Telomeres are relatively short sections of specialised DNA that sit at the ends of all our chromosomes.

They have been compared to the plastic tips at the ends of shoelaces that prevent the laces from unravelling.

Each time a cell divides, its telomeres shorten and the cell becomes more susceptible to dying.

National athletes

The researchers measured the length of telomeres in blood samples from two groups of professional athletes and two groups of people who were healthy non-smokers, but who did not take regular exercise.

One group of professional athletes included members of the German national track and field athletics team, who had an average age of 20.

The second group was made up of middle-aged athletes who had regularly run long distances - an average of 80km a week - since their youth.

The researchers found evidence that the physical exercise of the professional athletes led to activation of an enzyme called telomerase, which helped to stabilise telomeres.

This reduced the telomere shortening in leukocytes, a type of white blood cell that plays a key role in fighting infection and disease.

The most pronounced effect was found in athletes who had been regularly endurance training for several decades.

Potency of training

Lead researcher Dr Ulrich Laufs said: "This is direct evidence of an anti-ageing effect of physical exercise.

"Our data improves the molecular understanding of the protective effects of exercise and underlines the potency of physical training in reducing the impact of age-related disease."

It is still difficult to separate cause and effect from these studies - as longer telomeres may still be a marker of fitness
Professor Tim Spector
Kings College London

Professor Tim Spector, an expert on genetics and ageing at Kings College London, said other studies had suggested more moderate exercise had a beneficial effect on ageing.

He said: "It is still difficult to separate cause and effect from these studies - as longer telomeres may still be a marker of fitness.

"Nevertheless - this is further evidence that regular exercise may retard aging."

Professor Kay-Tee Khaw, of the University of Cambridge, an expert on ageing, said: "The benefits of physical activity for health are well established from many large long-term population studies.

"Even moderate levels of physical activity are related to lower levels of many heart disease risk factors such as blood pressure and cholesterol and lower risk of many chronic diseases associated with ageing such as heart disease, stroke, diabetes and some cancers."

Intelligence link

In the second study, published in Proceeding of the National Academy of Sciences, a team from the University of Gothenburg analysed data on more than 1.2 million Swedish men born from 1950-1976 who enlisted for military service at age 18.

They found that good heart health was linked to higher intelligence, better educational achievement and raised status in society.

By studying twins in the study, the researchers concluded that environmental and lifestyle factors were key, rather than genetics.

They said the findings suggested that campaigns to promote physical exercise might help to raise standards of educational achievement across the population.

Lead researcher Professor Georg Kuhn said cardiovascular exercise increased blood flow to the brain, which in turn might help forge more and stronger connections between nerve cells.

However, he said it was also possible that intelligent people tended to make more exercise.

source: BBC

Minggu, 03 Januari 2010

Wong Fei Hung, Ulama, Pendekar juga Seorang Tabib

Foto Asli Wong Fei Hung

Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China. Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong, Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?

Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.

Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.

Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.

Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.

Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.

Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang korup dan penindas. Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.

Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris. Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734.

Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea). Jika saja pemerintah Ch’in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch’in.

Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.

Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.

Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad’afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya. Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah Swt dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amiin.
source: sabili / picture original wong fei hung by google.

Minggu, 27 Desember 2009

Cuplikan Membongkar Gurita Cikeas


(istimewa)

Buku ini ditulis oleh George Junus Aditjondro. Judul lengkapnya: Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Kasus Bank Century. Dilaunching hari Rabu (23/12) di Yogya. Hari Sabtu (26/12), buku yang diedarkan melalui jaringan Toko Buku Gramedia ini ditarik dari peredaran. Inilah cuplikan halaman pertama buku ini.

“Apakah penyertaan modal sementara yang berjumlah Rp 6,7 triliun itu ada yang bocor atau tidak sesuai dengan peruntukannya? Bahkan berkembang pula desas-desus,rumor, atau tegasnya fitnah, yang mengatakan bahwa sebagian dana itu dirancang untuk dialirkan ke dana kampanye Partai Demokrat dan Capres SBY; fitnah yang sungguh kejam dan sangat menyakitkan….

Sejauh mana para pengelola Bank Century yang melakukan tindakan pidana diproses secara hukum, termasuk bagaimana akhirnya dana penyertaan modal sementara itu dapat kembali ke negara?”

Begitulah sekelumit pertanyaan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pidatonya hari Senin malam, 23 November 2009, menanggapi rekomendasi Tim 8 yang telah dibentuk oleh Presiden sendiri, untuk mengatasi krisis kepercayaan yang meledak di tanah air, setelah dua orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) – Bibit S Ryanto dan Chandra M Hamzah – ditetapkan sebagai tersangka kasus pencekalan dan penyalahgunaan wewenang, hari Selasa, 15 September, dan ditahan oleh Mabes Polri, hari Kamis, 29 Oktober 2009.

Barangkali, tanpa disadari oleh SBY sendiri, pernyataannya yang begitu defensif dalam menangkal adanya kaitan antara konflik KPK versus Polri dengan skandal Bank Century, bagaikan membuka kotak Pandora yang sebelumnya agak tertutup oleh drama yang dalam bahasa awam menjadi populer dengan julukan drama cicak melawan buaya.

Memang, drama itu, yang begitu menyedot perhatian publik kepada tokoh Anggodo Widjojo, yang dijuluki “calon Kapolri” atau “Kapolri baru”, cukup sukses mengalihkan perhatian publik dari skandal Bank Century, bank gagal yang mendapat suntikan dana sebesar Rp 6,7 trilyun dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jauh melebihi Rp 1,3 trilyun yang disetujui DPR‐RI.

Selain merupakan tabir asap alias pengalih isu, penahanan Bibit dan Chandra oleh Mabes Polri dapat ditafsirkan sebagai usaha mencegah KPK membongkar skandal Bank Century itu, bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Soalnya, investigasi kasus Bank Century itu sudah didorong KPK (Batam Pos, 31 Agust 2009). Sedangkan BPK juga sedang meneliti pengikutsertaan dana publik di bank itu, atas permintaan DPR‐RI pra‐Pemilu 2009.

Inilah cuplikan halaman 2 dan 3 dari buku Membongkar Gurita Cikeas: di Balik Kasus Bank Century, yang ditulis oleh George Junus Aditjondro, diterbitkan oleh Galang Pers, dilaunching Hari Rabu (23/12) di Yogya dan ditarik dari peredaran hari Sabtu (26/12).

Dari berbagai pemberitaan di media massa dan internet, nama dua orang nasabah terbesar Bank Century telah muncul ke permukaan, yakni Hartati Mudaya, pemimpin kelompok CCM (Central Cipta Mudaya) dan Boedi Sampoerna, salah seorang penerus keluarga Sampoerna, yang menyimpan trilyunan rupiah di bank itu sejak 1998.

Sebelum Bank Century diambilalih oleh LPS, Boedi Sampoerna, seorang cucu pendiri pabrik rokok PT HM Sampoerna, Liem Seng Thee, masih memiliki simpanan sebesar Rp Rp 1.895 milyar di bulan November 2008, sedangkan simpanan Hartati Murdaya sekitar Rp 321 milyar.

Keduanya sama‐sama penyumbang logistik SBY dalam Pemilu lalu. Beberapa depositan kelas kakap lainnya adalah PTPN Jambi, Jamsostek, dan PT Sinar Mas. Boedi Sampoerna sendiri, masih sempat menyelamatkan sebagian depositonya senilai US$ 18 juta, berkat bantuan surat‐surat rekomendasi Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri waktu itu, Komjen (Pol) Susno Duadji, tanggal 7 dan 17 April 2009 (Rusly 2009: Haque, 2009; Inilah.com, 25 Febr 2009; Antara News, 10 Ag. 2009; Vivanews.com, 14 Sept. 2009; Forum Keadilan, 29 Nov. 2009: 14).

BANTUAN GRUP SAMPOERNA UNTUK HARIAN JURNAS

Apa relevansi informasi ini dengan keluarga Cikeas?

Boedi Sampoerna ditengarai menjadi “salah seorang penyokong SBY, termasuk dengan menerbitkan sebuah koran” (Rusly 2009: 48).

Ada juga yang mengatakan” Sampoerna sejak beberapa tahun lalu mendanai penerbitan salah satu koran nasional (Jurnas/Jurnal Nasional) yang menjadi corong politik Partai SBY” (Haque 2009).

Dugaan itu tidak 100% salah, tapi kurang akurat. Untuk itu, kita harus mengenal figur‐figur keluarga Sampoerna yang memutar roda ekonomi keluarga itu, setelah penjualan 97% saham PT HM Sampoerna kepada maskapai transnasional AS, Altria Group, pemilik pabrik rokok AS, Philip Morris, di tahun 2005, seharga sekitar US$ 2 milyar atau Rp 18,5 trilyun.

Liem Seng Tee, yang mendirikan pabrik rokok itu di tahun 1963 bersama istrinya, Tjiang Nio, mewariskan perusahaan itu kepada anaknya, Aga Sampoerna (Liem Swie Ling), yang lahir di Surabaya tahun 1915. Aga Sampoerna kemudian menyerahkan perusahaan itu kepada dua orang anaknya, Boedi Sampoerna, yang lahir di Surabaya, tahun 1937, serta adiknya, Putera Sampoerna, yang lahir di Amsterdam, 13 Oktober 1947 (PDBI 1997: A‐789 – A‐796; Warta Ekonomi, 18‐31 Mei 2009: 43, 49).

Sesudah menjual pabrik rokoknya kepada Philip Morris, Putera menyerahkan pengelolaan perusahaan pada anak bungsunya, Michael Joseph Sampoerna, yang telah mengembangkan holding company keluarga yang baru, Sampoerna Strategic, ke berbagai bidang dan negara.

Misalnya, membeli 20% saham perusahaan asuransi Israel, Harel Investment Ltd dan saham dalam kasino di London, dan berencana membuka sejuta hektar kelapa sawit di Sulawesi, berkongsi dengan kelompok Bosowa milik Aksa Mahmud, ipar Jusuf Kalla (Investor, 21 Ag.‐3 Sept. 2002: 19; Prospektif, 1 April 2005: 48; Globe Asia, Ag. 2008: 52‐53, Ag. 2009: 100‐101).

Inilah cuplikan halaman 3 dari buku Membongkar Gurita Cikeas: di Balik Kasus Bank Century, yang ditulis oleh George Junus Aditjondro, diterbitkan oleh Galang Pers, dilaunching Hari Rabu (23/12) di Yogya dan ditarik dari peredaran hari Sabtu (26/12).

Namun ada seorang kerabat Boedi dan Putera Sampoerna, yang tidak pernah memakai nama keluarga mereka. Namanya Sunaryo, seorang kolektor lukisan yang kaya raya, yang mengurusi pabrik kertas Esa Kertas milik keluarga Sampoerna di Singapura yang hampir bangkrut, dan sedang bermasalah dengan Bank Danamon.

Menurut sumber‐sumber penulis, sejak pertama terbit tahun 2006, Sunaryo mengalirkan dana Grup Sampoerna ke PT Media Nusa Perdana, penerbit harian Jurnal Nasional di Jakarta.

Perusahaan itu kini telah berkembang menjadi kelompok media cetak yang cukup besar, dengan harian Jurnal Bogor, majalah bulanan Arti, dan majalah dwimingguanExplo. Boleh jadi, dwimingguan ini merupakan sumber penghasilan utama perusahaan penerbitan ini, karena penuh iklan dari maskapai-maskapai migas dan alat‐alat berat penunjang eksplorasi migas dan mineral.

Secara tidak langsung, dwi‐mingguan Explo dapat dijadikan indikator, sikap Partai Demokrat – dan barangkali juga, Ketua Dewan Pembinanya – terhadap kebijakan‐kebijakan negara di bidang ESDM.

Misalnya dalam pendirian pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), yang tampaknya sangat dianjurkan oleh Redaksi Explo (lihat tulisan Noor Cholis,“PLTN Muria dan Hantu Chernobyl”, dalam Explo, 16‐31 Oktober 2008, hal. 106, serta berita tentang PLTN Iran yang siap beroperasi, September lalu dalam Explo, 1‐15 April 2009, hal. 79).

Pemimpin Umum harian Jurnas berturut‐turut dipegang oleh Asto Subroto (2006‐2007), Sonny (hanya beberapa bulan), dan N Syamsuddin Ch. Haesy (2007 sampai sekarang). Kedua pemimpin umum pertama bergelar Doktor dari IPB, dan termasuk pendiri Brighton Institute bersama SBY.

Selama tiga tahun pertama, ada dua orang fungsionaris PT Media Nusa Perdana yang diangkat oleh kelompok Sampoerna, yakni Ting Ananta Setiawan, sebagai Pemimpin Perusahaan, dan Rainerius Taufik sebagai Senior Finance Manager atau Manajer Utama Bisnis.

Dalam Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) Besar PT Media Nusa Perdana, yang dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi DKI Jakartam 5 Maret 2007, namanya tercantum sebagai Direktur merangkap pemilik dan penanggungjawab.

Sementara itu, kesan bahwa perusahaan media ini terkait erat dengan Partai Demokrat tidak dapat dihindarkan, dengan duduknya

Ramadhan Pohan, Ketua Bidang Pusat Informasi BAPPILU Partai Demokrat sebagai Pemimpin Redaksi harian Jurnal Nasional dan majalah Arti, serta Wakil Ketua Dewan Redaksi di majalah Explo.

Sebelum menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Jurnas, Ramadhan Pohon merangkap sebagai Direktur Opini Publik & Studi Partai Politik Blora Center, think tank Partai Demokrat yang mengantar SBY ke kursi presidennya yang pertama.

Barangkali ini sebabnya, kalangan pengamat politik di Jakarta mencurigai bahwa dana kelompok Sampoerna juga mengalir ke Blora Center.

Soalnya, sebelum Jurnas terbit, Blora Center menerbitkan tabloid dwi‐mingguan Kabinet, yang menyoroti kinerja anggota‐anggota Kabinet Indonesia Bersatu. Sementara itu, Ramadhan Pohan baru saja terpilih menjadi anggota DPR‐RI dari Fraksi Demokrat,

mewakili Dapil VII Jawa Timur (Jurnalnet.com, 25 Febr. 2005; Fajar, 21 Juni 2005; ramadhanpohan.com, 14 Okt. 2009).

Inilah lanjutan cuplikan isi buku Membongkar Gurita Cikeas: di Balik Kasus Bank Century, yang ditulis oleh George Junus Aditjondro, diterbitkan oleh Galang Pers, dilaunching Hari Rabu (23/12) di Yogya dan ditarik dari peredaran hari Sabtu (26/12). Kutipan ini diambil dari halaman 5 dan 6:

Kembali ke kelompok Jurnas dan hubungannya dengan Grup Sampoerna, di tahun 2008, Ting Ananta Setiawan mengundurkan diri darijabatan Pemimpin Perusahaan, yang kini dirangkap oleh Pemimpin Umum, N. Syamsuddin Haesy.

Namun nama Ananta Setiawan tetap tercantum sebagai Pemimpin Perusahaan, sebagai konsekuensi dari SIUP PT Media Nusa Perdana.

Mundurnya Ananta Setiawan secara de facto terjadi seiring dengan mengecilnya saham Sampoerna dalam perusahaan media itu, dan meningkatnya peranan Gatot Murdiantoro Suwondo sebagai pengawas keuangan perusahaan itu. Isteri Dirut BNI ini, dikabarkan masih kerabat Ny. Ani Yudhoyono (McBeth 2007).

Berapa besar dana yang telah disuntikkan Grup Sampoerna ke kelompok Jurnas?

Menurut SIUP PT Media Nusa Perdana yang diterbitkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi DKI Jakarta, 5 Maret 2007, nilai modal dan kekayaan bersih perusahaan itu sebesar Rp 3 milyar.

Namun jumlah itu, hanya cukup untuk sebulan menerbitkan harian Jurnal Nasional, yang biaya cetak, gaji, dan biaya‐biaya lainnya kurang lebih Rp 2 milyar sebulan. Berarti biaya penerbitan tahun pertama (2006), sekitar Rp 24 milyar. Tahun kedua (2007), turun menjadi sekitar Rp 20 milyar, setelah koran dan majalah‐majalah terbitan PT Media Nusa Perdana mulai menarik langganan dan iklan.

Tahun ketiga (2008), sekitar Rp 18 milyar, dan tahun keempat (2009) sekitar Rp 15 milyar. Berarti kelompok media cetak ini telah menyedot modal sekitar Rp 90 milyar, mengingat Jurnal Bogor menyewa kantor sendiri di Bogor, dan punya rencana untuk berdiri sendiri, dengan perusahaan penerbitan sendiri.

Selain biaya cetak yang tinggi untuk seluruh Grup Jurnas, pos gaji wartawan kelompok media ini tergolong cukup tinggi. Gaji pertama wartawan Jurnas tahun 2006 mencapai Rp 2,5 juta sebulan, tiga kali lipat gaji wartawan baru Jawa Pos Group.

Kecurigaan masyarakat bahwa keluarga Sampoerna tidak hanya menanam modal di kelompok media Jurnal Nasional, tapi juga di simpul-simpul kampanye Partai Demokrat yang lain, yang juga disalurkan lewat Bank Century, bukan tidak berdasar. Soalnya, Laporan Keuangan PT Bank Century Tbk Untuk Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal‐Tanggal 30 Juni 2009 dan 2008 menunjukkan bahwa ada penarikan simpanan fihak ketiga sebesar Rp 5,7 trilyun.

Selain itu, Ringkasan Eksekutif Laporan Hasil Investigasi BPK atas Kasus PT Bank Century Tbk tertanggal 20 November 2009 menunjukkan bahwa Bank Century telah mengalami kerugian karena mengganti deposito milik Boedi Sampoerna yang dipinjamkan atau digelapkan oleh Robert Tantular dan Dewi Tantular sebesar US$ 18 juta – atau sekitar Rp 150 milyar ‐‐ dengan dana yang berasal dari Penempatan Modal Sementara LPS.

source : inilah

Sabtu, 26 Desember 2009

Musuh Jadi Selimut

1. Miauuw....Its so cold out here...( Duhh ademnya..)!!

cat and dog

2. Uppss...ada si Pleki...!

cat and dog

3. Hmmm....anget juga yakkk...
cat and dog

4. Biarkan orang bicara apa....
cat and dog

source: allfunny