my banner link

Sabtu, 16 April 2011

Inilah Serangga yang Enak Dimakan...Bisa dicoba

Pengen sesuatu yang lain, sesuatu yang mungkin eksotis di mulut..? Bisa anda coba menu-menu berikut. Dalam beberapa kasus orang memakan serangga karena kebutuhan (kelaparan), tapi dari ke hari orang semakin pintar mengolah segala bahan, termasuk serangga untuk dijadikan santapan lezat.

Menu makanan istimewa di saat-saat yang istimewa, terkadang makanan yang terbuat dari serangga ini begitu mahal harganya. Berikut ini serangga2 yang tidak sekedar menjadi hama, tapi dapat juga dijadikan santapan lezat sehari-hari.


1. Casu Marzu 
welcome to my world
Di Sardinia, Italia, mereka makan jenis keju susu domba yang disebut casu Marzu yang diketahui dicampur dengan larva serangga.

Keju lunak ini telah difermentasi begitu lama yang telah benar-benar mulai membusuk, mengundang perkembangan larva serangga yang terlihat seperti cacing kecil menembus pada permukaan keju.

Beberapa orang menghilangkan larva sebelum makan keju, tetapi yang lain makan semuanya, belatung dan semua.


2. Scorpion Sucker 

welcome to my world
Kalajengking California yang sudah tidak berbahaya ini terbungkus dalam lapisan permen lezat. Menurut daftar, kalajengking merupakan sumber makanan utama di banyak bagian dunia, jadi mengisap permen lolipop kalajengking seharusnya tidak mengotori Anda.


3. Rayap

welcome to my world
Di Afrika dan bagian dari Indonesia, makan Rayap adalah cara hidup. Dikumpulkan pada awal musim hujan ketika sumber protein lainnya langka, rayap yang terbaik dimakan setelah dipanggang, atau digoreng.


4. Jangkrik Hamil

welcome to my world
Di daerah timur laut Thailand, jangkrik sarat dengan telur dianggap sebagai makanan ringan yang lezat. Jangkrik ini ditangkap dan dikeringkan di alam kemudian dibersihkan, dimasak, dan sedikit asin. Anda dapat membeli sekantong penuh jangkrik hamil yang siap dimakan dengan harga kurang dari $ 6,00.


5. Snack cacing Larvets 

welcome to my world
Cacing ini renyah dipanggang dan tersedia dalam berbagai rasa termasuk BBQ, Keju Cheddar, dan Spice Meksiko.


6. Kumbang Air Raksasa

welcome to my world
Di Thailand, kumbang ini dioleh dengan cara dikupas dan kemudian dimakan, baik digoreng atau dipanggang. rasanya digambarkan mirip dengan kerang.


7. Lollipop Cacing Tequila

welcome to my world
Sekarang Anda bisa menikmati rasa Tequila dengan minum tequila bebas gula rasa lollipop plus cacing, di dalam pop masing-masing.


8. Telur Semut

welcome to my world
Telur semut dapat dikumpulkan hanya pada satu bulan setiap tahunnya di Thailand, dan mengumpulkan telur merupakan tugas yang memakan waktu dan sering menyakitkan. Telur ini terasa besar dan licin, dan mereka harus dimasak dengan, sebelum memakan nya bersama salad atau keripik tortilla.


9. Semut Raksasa Terbungkus Coklat

welcome to my world
Ratu semut Raksasa Leafcutter bermandikan coklat Belgia dekaden. Selera yang sedikit "gila" dikatakan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memberikan orang-orang yang memakannya energi ekstra.


10. Witchetty belatung

welcome to my world
Makanan ini, besar putih, larva ngengat atau kumbang kayu adalah makanan pokok dalam diet Aborigin di Australia. Belatung tinggi protein dan dapat dimakan baik mentah atau dibakar di atas bara.


11. Serangga Raksasa Rasa Pedas

welcome to my world
Cinta makanan pedas? Ini adalah produk untuk Anda. Saus ini berisi Serangga air raksasa yang dihaluskan (Giant Scorpions) bersama dengan berbagai macam rempah-rempah Thailand dan cabai.

Pasta ini membuat saus sempurna untuk tortilla, ketan, dan semua yang dimakan dengan serangga lain yang Anda suka.

12. Walang (Belalang) Wonosari


Foto : Firmansyah

 Dengar punya dengar, menu belalang (Valanga nigricornis zehntneri Krauss) goreng telah menjadi menu yang ’kudu’ tersedia di warung-warung makan di daerah Gunung Kidul Yogyakarta. Wuih..


Sebuah penelitian menyebutkan, kawanan serangga ternyata kaya akan protein (40-60%) dan lemak (10-15%). Serangga dewasa kadang-kadang membutuhkan penghilangan kulit kerasnya sebelum dapat digoreng atau disangrai (digoreng tanpa minyak).
 Bahkan, larva serangga baik dalam bentuk serangga muda maupun ulat dapat langsung dimasak.

Foto : Firmansyah

source: fenz-capri,tnol

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar