my banner link

Kamis, 19 November 2009

Bagaimana Memulai Fitness Untuk Wanita..?

Ada pepatah yang mengatakan "Mengambil langkah pertama ibarat sudah 50% dari perjuangan." Untuk itu, saya akan dedikasikan bahasan perdana ini kepada calon fitnesmania wanita yang ingin meraih fisik yang diimpikan.

Pertumbuhan otot atau meningkatkan massa otot adalah suatu transisi fisik yang terjadi melalui suatu proses atau siklus yang berulang-ulang

Mengapa mengambil langkah pertama itu sulit?

Berdasarkan pengalaman saya menjadi pemula, salah satu penyebab sulitnya mengambil langkah pertaman untuk menjalankan gaya hidup fitnes ini adalah
ketakutan.Ada berbagai macam ketakutan yang dihadapi, seperti : ketakutan akan sakit yang akan dirasakan oleh otot dan persendian sesudah latihan atau ketakutan akan tubuh yang akan cepat berotot seperti pria / ketakutan tubuh akan jauh lebih baik gemuk apabila sudah berhenti nanti.
Setelah menjalankan gaya hidup ini dan melibatkan latihan beban, latihan aerobik, dan pengaturan makanan yang teratur, saya justru disadarkan bahwa semua ketakutan tersebut tidak terbukti dan tidak beralasan.Keterbatasan informasi mungkin menjadi salah satu kendala yang menyebabkan timbulnya ketakutan tersebut.Tetapi, di zaman informasi yang sudah demikian berlimpah, masih saja lebih banyak wanita yang berpikir demikian.Kini tantangan nya bukan saja keterbatasan informasi, tetapi keterbatasan bukti atau contoh fitnesmania yang dikenal oleh wanita secara umum.Bagi saya gaya hidup fitnes adalah
ibarat harta terpendam yang sangat penting untuk wanita.Harta tersebut terlalu berharga untuk tidak terkuak dan dinikmati manfaatnya oleh gender yang justru paling membutuhkannya.

Ancaman kesehatan yang dihadapi wanita
Sebagai wanita, beberapa ancaman penyakit yang ditimbulkan oleh gaya hidup yang kurang sehat mengintai kesehatan kita setiap saat.Wanita, secara nyata memiliki resiko menderita osteoporosis yang lebih besar daripada pria.Bahkan menurut catatan statistik, 2 dari 3 wanita berusia diatas 60 tahun menderita penyusutan kepadatan tulang secara signifikan.
Wanita juga memiliki komposisi lemak yang secara umum lebih tinggi daripada pria.Ini artinya wanita memiliki laju metabolisme yang lebih lambat pula bila dibandingkan dengan pria.Metabolisme yang lebih lambat berarti laju penumpukan lemak juga menjadi lebih cepat.Dan laju penumpukan lemak yang lebih cepat telah diasosiasikan dengan kondisi fisik yang dinamakan metabolic syndrome, keadaan dimana tubuh menghadapi potensi terserang penyakit diabetes melitus, kolestrol tinggi, stroke, dan jantung koroner.
Wanita yang tidak rajin berolahraga, apalagi mengatur pola makannya akan menghadapi banyak risiko kesehatan pada usia yang relatif lebih muda pula.Kanker payudara dan kanker rahim adalah jenis kanker pembunuh wanita terbesar di berbagai negara.Dan ini adalah kenyataan yang mengerikan sekaligus menyakitkan.Betapa penyakit2 tadi bisa dicegah asalkan wanita mau membuka diri untuk menjalani gaya hidup fitnes.


Manfaat yang nyata

Fitnes seperti yang telah diketahui oleh fitnesmania, adalah gaya hidup yang melibatkan unsur latihan (beban dan aerobic), pengaturan pola makan (diet), dan istirahat dalam kadar yang proporsional.Gaya hidup ini tidak mengenal
batas usia dan jenis kelamin.Siapapun bisa menjalankannya dan mendapatkan manfaat darinya.

Beberapa manfaat yang setidaknya telah saya dapatkan dari menjalankan gaya hidup ini adalah rasa percaya diri yang lebih baik lagi.Pengalaman diajang pemilihan Putri Indonesia merupakan pengalaman yang sangat positif untuk kepercayaan diri saya.Dengan menjalankan gaya hidup sehat ini, saya bahkan merasakan sense of achievement yang lengkap, dimana diri saya sendirilah yang harus saya taklukkan setiap kali saya berlatih dan menghadapi godaan makanan yang kurang menyehatkan.

Kulit juga terasa lebih kencang, halus dan sehat karena keringat yang membawa racun-racun didalam tubuh keluar melalui pori-pori.Dampak negatif dari penggunaan kosmetik yang telah menjadi tuntutan profesi juga menjadi semakin minim.Kulit juga menjadi jauh lebih mudah untuk dirawat.

Kadar lemak tubuh yang telah berkurang juga ternyata membantu saya untuk membakar kalori lebih tinggi sepanjang hari.Selain manfaat visual tubuh yang lebih kencang dan postur yang terjaga baik, gaya hidup fitnes juga bisa membantu kita menghemat budget pakaian.Tidak perlu lagi kita harus membeli pakian baru setiap kali perut dan pinggul membesar.
Karena dengan badan yang lebih bagus, pakaian yang sederhana pun terlihat jauh lebih pas untuk penampilan yang baik.

Gaya hidup ini sedikit banyak menuntut kita untuk berlatih di pusat kebugaran.Dengan demikian, kita masuk kedalam suatu lingkungan yang baru yang ternyata sangat saya syukuri pula.Selain mendapatkan banyak teman-teman baru, mereka juga menjadi sumber pengetahuan yang bisa dipercaya sekaligus inspirator untuk saling menyalurkan energi dan pikiran yang positif, jauh dari gaya hidup yang merusak kesehatan seperti narkoba, rokok, maupun alkohol.


"Memulai Gaya Hidup Fitnes"

Tepat sekali kata yang selalu disampaikan oleh mentor saya, Ade Rai, bahwa
tidak pernah ada kata terlambat untuk memulai gaya hidup yang sehat.Waktu yang tepat adalah "Sekarang".

Bagaimana memulainya? dengan begitu banyak manfaat kesehatan yang akan kita peroleh serta begitu beragam penyakit yang bisa kita hindari, sungguh amat disayangkan apabila masih banyak wanita yang takut.Justru yang perlu ditakuti adalah ancaman bahaya penyakit yang mengintai diri kita di tahun-tahun yang akan datang apabila kita tidak memulainya hari ini.

Saya telah membuktikan bahwa berlatih dengan beban tidak akan membuat tubuh wanita menjadi maskulin.2 tahun sudah saya menjalani gaya hidup ini, latihan yang saya jalankan juga tidak kalah intensifnya dengan pemula-pemula pria lainnya. Dan sampai detik ini tidak ada satupun tanda-tanda perubahan tubuh saya menjadi lebih maskulin.Justru dengan bentuk fisik seperti hari ini, saya merasa jauh lebih feminim.

Setelah berhasil mengusir ketakutan, langkah selanjutnya adalah untuk segera mendaftarkan diri ke pusat kebugaran yang terdekat dengan aktivitas atau rumah.Kemudia aturlah jadwal untuk berolahraga dengan
KOMITMEN setidaknya 3 kali perminggu masing-masing 30 hingga 60 menit.Bila budget memungkinkan, gunakan jasa personal trainer untuk berlatih dengan cara yang tepat sejak awal, serta serap informasi dan motivasi darinya.

Kemudian, perbaikilah kebiasaan makan secara bertahap.Gunakan target-target sederhana namun menantang untuk ditaklukkan setiap minggunya. Misalnya minggu pertama, berhenti mengkonsumsikan makanan atau minuman yang mengandung gula.Tambahkan lagi minggu depannya dengan berhenti mengkonsumsikan makanan yang digoreng. Dan pada minggu ketiga, tantanglah diri untuk mengkonsumsi lebih banyak sayuran dan ikan.Dan seterusnya hingga tanpa disadari hanya dalam 12 minggu, kita telah memiliki 12 kebiasaan baru.

Izinkan saya untuk mengakhiri artikel ini dengan sebuah quote yang saya dapatkan dari seorang teman :
"Waktu akan terus bergulir. Yang bertindak hari ini akan menikmati hasilnya esok.Yang berdiam diri akan menyesal hari esok."

by Melanie Putria

1 komentar:

  1. nice article :)
    mau tanya nih, apakah dianjurkan untuk newbie memakai baju yang sesuai untuk fitnes ? apakah bisa memakai baju senam ? ada pengaruhnya atau tidak ??
    terimakasih :)

    BalasHapus